Friday, April 17, 2026
spot_img

Pemprov Kalteng Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Nilai Masyarakat Dayak dan Penjaga Persatuan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila telah lama menjadi pedoman hidup masyarakat Dayak serta menjadi landasan kuat dalam menghadapi berbagai tantangan ideologi. Nurul Edy menyampaikan bahwa semangat kebersamaan, musyawarah, dan persatuan telah mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat sejak dahulu.

Menurut Nurul Edy, Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai budaya lokal yang tumbuh dan dipraktikkan dalam keseharian masyarakat Kalimantan Tengah. Ia menekankan pentingnya menjaga komitmen terhadap nilai kebangsaan agar tidak membuka ruang bagi paham yang bertentangan dengan jati diri bangsa.

Tegas Menolak Paham Radikal

Nurul Edy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjauhi paham radikal, termasuk ideologi khilafah dan ajaran lain yang berpotensi memecah persatuan. Ia menilai paham tersebut tidak sejalan dengan semangat kebhinekaan, musyawarah, dan kehidupan harmonis yang telah lama dijaga oleh masyarakat Dayak.

Ia juga mendorong penguatan pendidikan kebangsaan di berbagai sektor, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas. Upaya pencegahan dinilai perlu diperkuat agar generasi muda tidak mudah terpengaruh narasi intoleran yang dapat mengancam persatuan.

Perkuat Persatuan Tanpa Diskriminasi

Nurul Edy menegaskan pentingnya menjaga persatuan tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan. Harmoni sosial, menurutnya, merupakan modal utama Kalimantan Tengah dalam mempertahankan stabilitas dan ketahanan daerah.

Ia menambahkan, pemerintah dan masyarakat perlu terus mengamalkan nilai Pancasila dalam tindakan nyata agar keberagaman menjadi kekuatan bersama. Dengan komitmen yang konsisten, Kalimantan Tengah diyakini mampu tetap kokoh menghadapi berbagai pengaruh ideologi yang menyimpang

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles