Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Pemprov Kalteng Siapkan Inovasi Lintas Sektor untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk mendukung program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran melalui Dinas Pendidikan Kalteng menyiapkan berbagai terobosan serta memperkuat kerja sama lintas sektor.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa program MBG akan menjangkau seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam program Kalteng Menyapa yang disiarkan secara langsung melalui Zoom dan YouTube RRI Kalteng, Rabu (22/1/2025). Acara ini dipandu oleh Sabella Indah Sari dan turut menghadirkan Yusran, Kepala SMA Garuda, sebagai narasumber.

Reza menjelaskan bahwa untuk memastikan program berjalan optimal dan tepat sasaran, Dinas Pendidikan telah menyiapkan aplikasi bernama Pena Berkah. Aplikasi ini memuat data sekolah yang terintegrasi berdasarkan nama dan lokasi, sehingga seluruh pemangku kepentingan dapat memantau dan mendukung pelaksanaan program secara lebih efektif.

Melalui aplikasi tersebut, tersedia pula data proyeksi jumlah siswa di setiap sekolah yang terus diperbarui. Selain itu, informasi mengenai lokasi pembangunan Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG) juga akan ditampilkan, sehingga masyarakat dapat melihat sebaran dan rasio penerima manfaat program MBG.

Lebih lanjut, Reza menekankan bahwa manfaat program MBG tidak hanya ditujukan bagi peserta didik, tetapi juga bagi ibu hamil dan menyusui. Oleh karena itu, ia berharap program ini dapat dilaksanakan secara terpadu dengan instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.

Menurutnya, keberhasilan MBG sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program ini mampu memberikan dampak yang lebih luas dan maksimal bagi masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan tambahan, Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah juga menjalankan Program Ketahanan Pangan Sekolah. Program ini mendorong sekolah untuk berperan aktif dalam pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri, sekaligus memperkuat kerja sama dengan SPPG. Reza berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles